Home / Kajian / Cucu Rasulullah SAW Ini Pendiri Paskibraka dan Penyelamat Merah Putih (Bagian-1)

Cucu Rasulullah SAW Ini Pendiri Paskibraka dan Penyelamat Merah Putih (Bagian-1)

Cucu Rasulullah SAW Ini Pendiri Paskibraka dan Penyelamat Merah Putih (Bagian-1)

Perayaan Hari Kemerdekaan, di Istana Negara dan di mana-mana, tidak akan pernah terlepas dari menyanyikan lagu 17 Agustus. Penciptanya sampai saat ini kita cuma mengenal sebagai H. Muthahar. Padahal, nama panjang beliau adalah Habib Haji Muthahar. Inilah fakta-fakta tentang Habib Muthahar yang tidak banyak diketahui orang:

  1. TERNYATA SEORANG HABIB

Nama pencipta lagu 17 Agustus sering disingkat sebagai H. Mutahhar, yang merupakan kepanjangan dari Habib Husin Mutahhar. Beliau lahir di Semarang pada 5 Agustus 1916. habib secara bahasa berarti keturunan Rasulullah yang dicinta. Diakui sebagai seorang habib berarti H. Mutahhar memiliki kematangan dalam hal umur,  memiliki ilmu yang luas, mengamalkan ilmu yang dimiliki, ikhlas terhadap apapun, wara atau berhati-hati serta bertakwa kepada Allah.

Dan yang paling penting, lanjutnya, adalah akhlak yang baik. Sebab, bagaimanapun keteladanan akan dilihat orang lain. Seseorang akan menjadi habib atau dicintai orang kalau mempunyai keteladanan yang baik dalam tingkah lakunya.

  1. SEORANG PEJUANG

Sebagai pemuda pejuang, H. Mutahar juga ikut dalam “Pertempuran Lima Hari” yang heroik di Semarang. Pertempuran lima hari di Semarang adalah serangkaian pertempuran antara rakyat Indonesia di Semarang melawan tentara Jepang pada masa transisi kekuasaan setelah Belanda yang terjadi sejak tanggal 15 Oktober 1945 sampai dengan tanggal 20 Oktober 1945. Dua penyebab utama pertempuran ini adalah karena larinya tentara Jepang dan tewasnya dr. Kariadi . Nama dr. Kariadi, yang gugur dalam pertempuran tersebut kemudian diabadikan menjadi salah satu nama Rumah Sakit di Semarang.

  1. PERNAH JADI “SOPIR” BUNG KARNO

Ketika pusat pemerintah Indonesia hijrah ke Yogyakarta, H. Muntahar pernah diajak Laksamana Muda Mohammad Nazir yang ketika itu menjadi Panglima Angkatan Laut sebagai sekretaris panglima. Beliau diberi pangkat kapten angkatan laut.

Ketika mendampingi Nazir itulah Bung Karno kemudian mengingat Mutahar sebagai “sopir” yang mengemudikan mobilnya di Semarang, beberapa hari setelah “Pertempuran Lima Hari”. H. Mutahar kemudian “diminta” oleh Bung Karno dari Nazir untuk dijadikan ajudan, dengan pangkat mayor angkatan darat.

  1. PENDIRI GERAKAN PRAMUKA DAN PASKIBRAKA
  2. Mutahar aktif dalam kegiatan kepanduan. Ia adalah salah seorang tokoh utama Pandu Rakyat Indonesia, gerakan kepanduan independen yang berhaluan nasionalis.

Ketika seluruh gerakan kepanduan dilebur menjadi Gerakan Pramuka, Mutahar juga menjadi tokoh di dalamnya. Namanya juga terkait dalam mendirikan dan membina Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), tim yang beranggotakan pelajar dari berbagai penjuru Indonesia yang bertugas mengibarkan Bendera Pusaka dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI.

  1. BANYAK MENCIPTAKAN LAGU

Selain lagu 17 Agustus lagu- lagu lain seperti  Gembira, Tepuk Tangan Silang – silang, Mari Tepuk, Slamatlah, Jangan Putus Asa, Saat Berpisah, Syukur dan Hymne Satya Darma Pramuka.

Sumber: Era Muslim, 18 Agustus 2017

 

About Kukuh

Check Also

Inilah 6 Penjajah Wanita di Era Modern

Inilah 6 Penjajah Wanita di Era Modern Wanita dijajah pria sejak dulu Dijadikan perhiasan sangkar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *