Home / Kajian / Hikmah Berkuda, dari Obat Autis sampai Strok

Hikmah Berkuda, dari Obat Autis sampai Strok

Hikmah Berkuda, dari Obat Autis sampai Strok

Allah SWT menegaskan dalam Alquran Surat Al-Anfal (8) ayat 60, yang artinya, “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berpegang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya, sedang Allah mengetahuinya….”

Rasulullah SAW memerintahkan kaum Muslimin agar mengajari anak-anak mereka berkuda. Seperti ditegaskan dalam hadits Rasulullah SAW berikut ini, “Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah.” (HR Bukhari dan Muslim)

Sejumlah tokoh nasional, termasuk para pendakwah, belakangan juga rajin berkuda. Salah satu di antaranya Pimpinan Majelis Az-Zikra Ustadz Muhammad Arifin Ilham. Menurut Ustadz Sufian Noor Abdullah,   salah satu hikmah ayat Alquran dan hadits di atas menyuruh kaum Muslimin agar selalu mempersiapkan kekuatan diri, antara lain melalui latihan berkuda dan memanah. Berkuda itu membuat fisik seseorang jadi kuat. Orang yang rajin berkuda secara teratur kekuatan fisiknya bisa delapan kali orang biasa.

Berkuda juga bisa menyembuhkan stroke. Berkuda bisa mengobati orang yang terkena stroke maupun gejala stroke. Ia lalu mengisahkan pengalamannya saat mengisi pengajian di Kelantan, Malaysia. Ada jamaah pengajiannya yang sudah satu tahun terkena stroke, dan sudah berobat ke beberapa rumah sakit, tapi tidak juga sembuh. Suatu hari ia mencoba terapi naik kuda. Ternyata hanya lima kali, dia sembuh total.

Kisah yang kurang lebih sama terjadi di Malang, Jawa Timur. Ada seseorang  yang mengalami stroke. Setelah terapi naik kuda enam kali, ternyata ia bisa sembuh. “Karena itu, ada sebuah masjid di Malang yang ta’mirnya sengaja mengembangkan kegiatan berkuda untuk anak-anak,” paparnya.

Sufian menambahkan, berkuda juga bisa menyembuhkan autis.  Di Semarang ada contoh kasus seorang anak yang autis. Setelah melakukan terapi berkuda 6-7 kali, penyakit autisnya sembuh. Di Kelantan, dokter spesialis anak dan dokter spesialis tulang memberikan terapi anak-anak yang terkena autis dengan terapi berkuda.

Sufian lalu menyebut contoh mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad. Saat ini usianya sudah 80 tahun lebih. Namun ia masih sehat wal afiat. Salah satu olahraga Mahathir adalah polo (berkuda). Sultan Brunai Hassanal Bolkiah usianya sudah 74 tahun. Namun kesehatan dan kebugaranya seperti orang yang berusia 50-60 tahun. Hal itu antara lain karena beliau rajin berkuda.

Sumber: Republika, 15 Oktober 2017

About Kukuh

Check Also

Agar Hati Kembali Mendapat Cahaya dan Hidayah

Agar Hati Kembali Mendapat Cahaya dan Hidayah Ada banyak hal yang dapat menyebabkan hati seseorang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *